Sorong, Papua Barat Daya – ADRA Indonesia bersama Pemerintah Kota Sorong berkolaborasi dalam penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Bencana Konflik Sosial sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi konflik yang dapat mengganggu stabilitas dan keamanan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Lokakarya Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Bencana Konflik Sosial Kota Sorong yang diselenggarakan di Vega Prime Hotel dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, aparat keamanan, lembaga adat, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat sipil, hingga media massa.
Mewakili Wali Kota Sorong, Asisten III Sekretariat Daerah Kota Sorong, Musa Fonataba, menyampaikan apresiasi kepada ADRA Indonesia atas kemitraan yang dibangun bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kota Sorong dalam menyusun dokumen tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih baik terhadap berbagai potensi bencana sosial yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat Daya dan pintu gerbang menuju Tanah Papua, Kota Sorong mengalami perkembangan wilayah dan peningkatan mobilitas penduduk yang pesat. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri yang memerlukan upaya antisipatif agar berbagai perbedaan sosial, budaya, maupun latar belakang masyarakat tidak berkembang menjadi konflik yang berdampak luas.
Dalam kesempatan tersebut, Keliopas Moay, Project Coordinator Program Sustainable Humanitarian Action (SUHA) ADRA Indonesia untuk wilayah Papua Barat Daya dan Papua Tengah, menjelaskan bahwa penyusunan Rencana Kontinjensi Konflik Sosial merupakan bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan daerah melalui kolaborasi multipihak. Dokumen yang dihasilkan nantinya diharapkan menjadi pedoman yang jelas bagi pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait dalam mengantisipasi, merespons, serta memulihkan kondisi masyarakat apabila terjadi bencana sosial.
Selain menjadi acuan dalam pengambilan keputusan dan koordinasi lintas sektor, dokumen tersebut juga diharapkan mampu mendukung penanganan yang cepat, tepat, dan terpadu sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
Melalui kolaborasi ini, ADRA Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun ketangguhan serta memperkuat kapasitas kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi bencana, termasuk bencana sosial, demi terciptanya masyarakat yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.





