ADRA Indonesia dan Pujiono Center luncurkan Program LLDPP

ADRA Indonesia bekerja sama dengan Pujiono Center, baru-baru ini meluncurkan program baru bertajuk LLDPP (Locally Lead Disaster Preparedness and Protection), melalui lembaga yang kuat, staf yang cakap, dan pembelajaran berkelanjutan di tiga provinsi di Indonesia. Peluncuran berlangsung di Hotel Novotel Yogyakarta, 9-10 September 2020.

Clinton Rappel, Country Director ADRA Indonesia, membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Clinton menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara dua organisasi sebagai kunci sukses untuk mencapai tujuan tersebut. Ia juga mengingatkan para peserta bahwa penerima manfaat harus merasa aman dan kebijakan kita dibuat tidak hanya untuk melindungi organisasi kita masing-masing tetapi pada akhirnya untuk melindungi orang-orang yang kita bantu. Kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta (tujuh peserta offline dan 12 peserta online) dan dikemas dalam bentuk workshop. Hal ini bertujuan untuk membangun kesepahaman antara Tim ADRA Indonesia dan Tim Pujiono Center tentang apa yang dibutuhkan untuk melaksanakan program tersebut.

Kegiatan workshop meliputi review desain proyek (log frame), penyusunan perencanaan bulanan, monitoring dan evaluasi, pelaporan program dan keuangan, protokol komunikasi, dan beberapa hal mengenai kebijakan dan regulasi baik dari internal ADRA maupun donor / ECHO (European Civil Protection and Humanitarian Aid

Participants from ADRA Indonesia in this activity consisted of Karlo Purba (Program Director), Murni Kumala (Finance Director), Aminuddin Magatani (Project Manager), Ralfie Maringka (Marketing & Communication Manager), Ayang Susatya (Regency Coordinator of Sigi Regency), Robertus Desilfa (Regency Coordinator Kab. Bima), Rika Seputri (Regency Coordinator Kab. Pandeglang), Nuita Sukidjo (Coordinator Assistance), Prabowo Sequeira (Coordinator Assistance), Niken Utami (MEAL Officer) and Mery Ana Farida (MER Officer). Meanwhile, Pujiono Center was represented by Sumino (Policy Analysis), Zela Septikasari (Project Coordinator), Putu Henda Wijaya (Finance & Admin Officer), DR. Puji Pujiono, MSW, and Disya (admin).

The LLDPP project is a ‘co-operation,’ where the initial design and implementation involved five organizations, ADRA Indonesia, Pujiono Center, Plan Indonesia, MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center), and RedR. In general, the LLDPP project aims to improve the safety, dignity, and rights of affected people, minimize hazards and increase the access of affected people to assistance according to their needs and without discrimination for any future disasters in Banten, NTB, and Central Sulawesi Provinces. The project, which received funding from ECHO / European Commission, is being implemented in three regions, Central Sulawesi (Kab. Sigi), West Nusa Tenggara (Kab. Bima), and Banten (Kab. Pandeglang) with a project duration of 18 months, starting from July 2020 through to December 2021.

Ada tiga hasil yang diharapkan melalui proyek ini:

  1. Meningkatkan kapasitas lokal untuk mempersiapkan dan melaksanakan respon kemanusiaan yang berfokus pada perlindungan yang memadai melalui penguatan kelembagaan yang inklusif dan perencanaan kontinjensi;
  2. Peningkatan kualitas profesional dan akuntabilitas respon kemanusiaan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan masyarakat sipil sesuai mandat masing-masing dan standar kemanusiaan internasional pada bencana yang akan datang; dan
  3. Analisis, rekomendasi pembelajaran tentang praktik terbaik dan isu-isu yang terkait dengan penguatan respon kemanusiaan lokal yang dapat dimanfaatkan oleh provinsi lain.

S H A R E:

id_IDIndonesian