{"id":27267,"date":"2026-05-05T08:59:12","date_gmt":"2026-05-05T01:59:12","guid":{"rendered":"https:\/\/adraindonesia.org\/?p=27267"},"modified":"2026-05-05T08:59:45","modified_gmt":"2026-05-05T01:59:45","slug":"adra-indonesia-dan-central-indonesia-union-mission-gelar-simulasi-evakuasi-dalam-peringatan-hari-kesiapsiagaan-bencana-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/adra-indonesia-dan-central-indonesia-union-mission-gelar-simulasi-evakuasi-dalam-peringatan-hari-kesiapsiagaan-bencana-nasional\/","title":{"rendered":"ADRA Indonesia dan Central Indonesia Union Mission Gelar Simulasi Evakuasi dalam Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional"},"content":{"rendered":"<p><br>ADRA Indonesia bersama Uni Indonesia Kawasan Tengah mengadakan simulasi evakuasi bencana dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) pada Selasa, 28 April 2026, di Gedung Pertemuan Advent, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.<br>Kegiatan ini dilaksanakan setelah acara worship pagi dan melibatkan seluruh penghuni gedung, termasuk staf kantor, Hope Channel Indonesia, serta siswa Senior Class SMA dari Perguruan Advent Salemba yang pada kesempatan tersebut turut membawakan acara worship pagi.<br>Acara dibuka dengan sambutan dan perkenalan singkat mengenai pelayanan ADRA oleh Mildred Pantouw selaku Country Director ADRA Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan komunitas dan institusi, serta menekankan bahwa kesiapan menghadapi situasi darurat membutuhkan keterlibatan bersama dari seluruh pihak.<br>Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional sendiri diperingati setiap tanggal 26 April sebagai gerakan nasional untuk membangun budaya sadar bencana, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat melalui edukasi dan simulasi evakuasi.<br>Dalam simulasi tersebut, skenario yang dilakukan meliputi gempa bumi dan kebakaran. Sebelum simulasi dimulai, ERC ADRA Indonesia, Aryo Saptoaji, memberikan penjelasan mengenai prosedur evakuasi, jalur keluar darurat, titik kumpul, serta langkah-langkah dasar yang perlu dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.<br>Tim drill yang terdiri dari Ralfie, Bella, Iwan, dan Ferdi telah dipersiapkan sebelumnya untuk melakukan injeksi simulasi guna menciptakan situasi latihan yang lebih realistis dan membantu peserta memahami proses evakuasi dengan lebih baik. Seluruh tim ADRA Indonesia turut hadir dan terlibat dalam pelaksanaan simulasi ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun kesiapsiagaan komunitas.<br>Saat simulasi dimulai, seluruh peserta melakukan proses evakuasi menuju titik aman sesuai arahan tim. Simulasi berjalan dengan tertib dan lancar serta menunjukkan keterlibatan aktif seluruh peserta dalam mengikuti prosedur keselamatan yang telah dijelaskan sebelumnya.<br>Kegiatan kemudian ditutup dengan briefing singkat dan sesi tanya jawab bersama peserta. Dalam sesi tersebut, peserta memberikan berbagai masukan dan pertanyaan kepada tim ADRA Indonesia maupun pengelola gedung terkait prosedur keselamatan, kesiapan fasilitas evakuasi, dan langkah-langkah peningkatan kesiapsiagaan di lingkungan gedung.<br>Melalui kegiatan ini, ADRA Indonesia berharap latihan kesiapsiagaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk membangun komunitas yang lebih siap, tanggap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ADRA Indonesia bersama Uni Indonesia Kawasan Tengah mengadakan simulasi evakuasi bencana dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) pada Selasa, 28 April 2026, di Gedung Pertemuan Advent, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.Kegiatan ini dilaksanakan setelah acara worship pagi dan melibatkan seluruh penghuni gedung, termasuk staf kantor, Hope Channel Indonesia, serta siswa Senior Class SMA [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":27286,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[356,338],"tags":[47,357,328],"class_list":["post-27267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-disaster-ready-church","category-news","tag-adra","tag-hkbn2026","tag-recomended"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27267"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27297,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27267\/revisions\/27297"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}