{"id":23009,"date":"2022-10-06T13:13:54","date_gmt":"2022-10-06T06:13:54","guid":{"rendered":"https:\/\/adraindonesia.org\/?p=23009"},"modified":"2022-10-19T20:19:07","modified_gmt":"2022-10-19T13:19:07","slug":"a-tough-woman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/a-tough-woman\/","title":{"rendered":"Wanita Tangguh"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"23009\" class=\"elementor elementor-23009\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-84aba9a elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"84aba9a\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-8e7c00c\" data-id=\"8e7c00c\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2f8ac33 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2f8ac33\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada hari Jumat, 23 September 2022, tim ADRA yang bermitra dengan Pertuni dalam acara vaksinasi Pulih Bersama mengunjungi diskusi interaktif dan kegiatan vaksinasi di Tuban \u2013 Jawa Timur.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan memvaksinasi orang-orang yang memenuhi syarat yang rentan terhadap Covid-19, termasuk lansia, penyandang disabilitas, memiliki komorbid, dan ibu hamil. Kami juga menampilkan sosok perempuan buta inspiratif dari desa di Kecamatan Tuban. Meskipun menghadapi kesulitan besar karena pandemi, dia adalah salah satu wanita yang benar-benar luar biasa yang telah mengatasi ketidakmampuannya untuk tetap sehat dan produktif, menghasilkan uang untuk menopang keluarganya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuli Sunarti, wanita berusia 50 tahun, merupakan seorang tukang pijat yang lahir tanpa penglihatan; Meski memiliki keterbatasan fisik, Yuli adalah wanita mandiri, ia membagikan pengalamannya di tengah pandemi. Kebanyakan orang tinggal di rumah ketika seluruh dunia merasakan dampak pandemi. Namun, iia tidak punya pilihan lain dan harus bekerja mencari uang untuk menghidupi keluarga.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun pandemi telah mengurangi pergerakannya, dia tetap berusaha menjangkau mereka yang membutuhkan pijatan dalam berbagai situasi. Ia menjelaskan, \u201cSebelum pandemi, saya mendapat sekitar 6-8 pelanggan setiap hari. Namun, pelanggan menurun drastis selama pandemi, hanya sekitar 2 atau 4 pelanggan.\u201d Setiap hari, Yuli berusaha mendapatkan pelanggan dengan aktif mempromosikan menerima pijat melalui Whatsapp meskipun keluarganya melarang keluar rumah mengingat kasus Covid-19 yang sangat tinggi. Suaminya tidak memiliki pekerjaan sejak enam tahun lalu sedang adik Yuli membutuhkan uang untuk pengobatan penyakit. \u201cUntuk menambah penghasilan rumah tangga, saya harus bekerja setiap hari\u201d, ujarnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya tidak ragu untuk keluar atau merasa khawatir dan takut tertular virus Covid-19. Kekuatan saya untuk tidak putus asa di masa yang penuh tantangan ini adalah saya percaya Tuhan melindungi dan membimbing saya.\u201d Moto Yuli ialah keluar sehat dan kembali ke rumah, jadi ia harus sehat dan aman. Yuli datang ke rumah pelanggannya dengan harapan dan memastikan bahwa mereka tidak khawatir dengannya. Kepercayaan para pelanggan merupakan pujian yang sangat berharga baginya. Yuli bersukacita bisa membantu orang lain.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengurangi risiko terpapar virus Covid-19, ia dengan antusias mengatakan, \u201cSaya selalu memakai masker dan menggunakan hand sanitizer. Sesampainya di rumah, saya langsung mandi, termasuk mencuci rambut dan pakaian. Saya merawat tubuh saya dengan istirahat yang cukup, makan yang bergizi, dan minum vitamin.\u201d Yuli mencari informasi secara aktif untuk segera mendapatkan vaksinasi, baik di Puskesmas maupun kantor desa. Namun, hal tersebut tidak mudah karena terbatasnya vaksin untuk penyandang disabilitas. Ia sangat senang ketika akhirnya divaksinasi dan tidak mengalami efek samping setelah dosis pertama dan kedua.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia melanjutkan, \u201cSetelah berbulan-bulan mencari layanan vaksinasi untuk disabilitas, akhirnya hari ini, saya mengambil suntikan vaksin booster di acara vaksinasi yang diselenggarakan oleh ADRA bekerja sama dengan DANRAMIL, PERTUNI, dan Puskesmas.\u201d Yuli memberi tahu saudara perempuannya  dan dia bertanya kepada Yuli, \"Apakah kamu bahagia sekarang\"? \"Tentu saja! Saya puas, bersyukur dan lega memiliki perlindungan tambahan dari virus covid-19, sehingga saya dapat melindungi tidak hanya diri saya sendiri tetapi juga keluarga dan orang lain dan bisa terus membantu orang lain melalui pekerjaan saya. Sekarang, saya lebih percaya diri untuk aktif di luar.\"<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuli Sunarti hanyalah salah satu dari sekian banyak anggota komunitas difabel yang menjadi fokus acara vaksinasi Covid-19 Program Pulih Bersama. Ia diundang oleh relawan ADRA yang terlibat dalam acara Vaksinasi Pulih Bersama dan menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga sebagai bagian dari acara Vaksinasi Pulih Bersama yang didukung oleh AHP (Australian Humanitarian Partnership).<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTerima kasih atas acara ini! Saya harap saya dapat mendorong orang lain untuk divaksinasi dengan membagikan kisah vaksinasi saya,\u201d ujar Yuli bersemangat.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-d3fe090 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"d3fe090\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-125e6f2\" data-id=\"125e6f2\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1a578f6 elementor-skin-carousel elementor-arrows-yes elementor-pagination-type-bullets elementor-pagination-position-outside elementor-widget elementor-widget-media-carousel\" data-id=\"1a578f6\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;effect&quot;:&quot;fade&quot;,&quot;skin&quot;:&quot;carousel&quot;,&quot;show_arrows&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;pagination&quot;:&quot;bullets&quot;,&quot;speed&quot;:500,&quot;autoplay&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;autoplay_speed&quot;:5000,&quot;loop&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;pause_on_hover&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;pause_on_interaction&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;space_between&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;space_between_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;space_between_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]}}\" data-widget_type=\"media-carousel.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-swiper\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-main-swiper swiper\" role=\"region\" aria-roledescription=\"carousel\" aria-label=\"Slides\">\n\t\t\t\t<div class=\"swiper-wrapper\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"swiper-slide\" role=\"group\" aria-roledescription=\"slide\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-carousel-image\" role=\"img\" aria-label=\"Ibu YULI1\" style=\"background-image: url(&#039;https:\/\/adraindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Ibu-YULI1-scaled.jpg&#039;)\">\n\n\t\t\t\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>On Friday, 23 September 2022, the ADRA team who partnered with Pertuni in the Pulih Bersama vaccination event visited an interactive discussion and vaccination event in Tuban \u2013 East Java. These activities aim to educate and vaccinate eligible people who are vulnerable to Covid-19, including the elderly, people with disabilities, comorbidities, and pregnant women. We [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":23011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[309],"tags":[],"class_list":["post-23009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-health"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23009"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23040,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23009\/revisions\/23040"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/adraindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}