Jeje Aljufri Memulai Kembali dari Awal

Sebelum gempa bumi terjadi Jeje Aljufri bekerja sebagai Mitra Penjaga Ternak Ayam sebanyak 2500 ekor sejak 2016. Ia mendapatkan penghasilan sebanyak IDR750 per ekor. Ia bersama isteri dan keempat anak laki-lakinya tinggal di kandang ayam tempat dia bekerja.

Ketika terjadi gempa bumi tahun 2018 yang lalu, kandang tempat ia bekerja hancur lebur sehingga ia dan keluarganya tidak lagi memiliki tempat tinggal. Mereka harus tinggal berpindah-pindah tempat di bawah pohon pisang atau pohon jambu selama 7 bulan tanpa penghasilan dan hanya menerima bantuan dari masyarakat sekitar.

Beruntungnya ada seorang polisi dermawan yang memberikan pekerjaan kepada beliau untuk menjaga ternak ayam pedaging. Selama 2 bulan beliau bekerja, beliau mengumpulkan uang sebesar IDR3,000,000 untuk membeli sebidang tanah seluas 20x15m untuk membangun pondok tempat tinggal dan bercocok tanam. Beliau tidak menyerah untuk mengumpulkan pundi-pundi dari pekerjaannya guna mencari modal untuk memiliki kebun dan penghasilan sendiri agar tidak bergantung pada orang lain.

Pada saat mengetahui namanya masuk menjadi penerima manfaat bantuan ADRA, beliau sangat bersyukur dan berpikir untuk menggunakan modal ADRA sebagai modal usaha ternak ayam. Namun beliau berubah pikiran karena menghitung dananya tidak cukup untuk usaha tersebut. Beliau kemudian beralih untuk menggarap lahan padi sawah seluas ±1 ha. Ia membuat kolam ikan yang digali sendiri dan menanam tanaman terong dan cabai di lahan orang yang dipinjamnya seluas 50mx50m.

Jeje sangat senang dan bersyukur ADRA menyediakan pelatihan mengenai pertanian, perikanan, dan peternakan. Pengetahuannya bertambah terutama mengenai cara membasmi hama penggerek batang untuk padi, bagaimana budidaya ikan air tawar seperti ikan nila yang baik dan benar, budi daya cabai, dan pemeliharaan ternak ayam.

Sang istri sangat sabar memulai kehidupan dari nol dengan membantu beliau mengolah tanaman terong jika Jeje bekerja di sawah. Dalam sehari beliau bisa mendapatkan IDR100,000 tiap panen yang dijual ke pasar atau ada pengepul yang datang untuk mengambil terong.

“Alhamdulillah berkat dana yang diberikan, hasil dari panen terong bisa saya gunakan untuk membeli kebutuhan sekolah anak seperti buku-buku, beras, kebutuhan lainnya dan perekonomian kami meningkat.”

S H A R E:

id_IDIndonesian